kali ini gw akan membahas tentang cara mengeluarkan dan merawat anggrek botolan.
Yg harus kita lakukan pertama kali adalah mengeluarkan anggrek dari botol setelah dimasukkan air bersih dan dikocok2 agar media agar2nya hancur (anggrek dikeluarkan pakai kawat panjang yg ujungnya dilengkungkan bisa juga memakai pinset ukuran 14 cm keatas, akanya duluan, atau botol dipecahkan setelah ditutup kain tebal). Anakan anggrek dicuci bersih (sampai tdk ada media agar2 yg tersisa sedikitpun yg menempel di anggrek). Rendam beberapa menit dalam larutan fungisida encer banget. Tiriskan dan kering anginkan, misal di taruh di atas kertas koran.
Pot komuniti disiapkan sebelumnya, dari cacahan pakis yg disterilkan, bisa juga menggunakan moss atau kulit kelapa, ada juga yg pakai akar kadaka yg hitam.
Atur posisi, usahakan tegak di seluruh pot, satukan yg besar dg yg besar, yg kecil dan belum berakar dg sesamanya (kalau mati tidak menulari yg sehat).
Tempatkan di tempat yg teduh bersirkulasi udara baik. Jaga kelembaban dg semprotan kabut air (tanpa pupuk) secara berkala (mungkin pagi dan sore). Kalau terlihat muncul akar yg baru/ bertambah panjang, semprot dg pupuk daun encer kaya unsur N tapi seimbang dan lengkap (misal pakai growmore hijau, hiponex N tinggi dsb). Lakukan perawatan sampai terlihat cukup besar utk dipisahkan menjadi seedling soliter.
(Metode yg mempercepat pertumbuhan)
Kuncinya: sabar dan konsisten, krn dr botol smp berbunga butuh waktu paling cepat (dendro) 1,5 tahun....
Demikian pembahasan gw tentang mengeluarkan dan merawat anggrek botolan, semoga bermanfaat untuk agan semua
Tidak ada komentar:
Posting Komentar